3 Common Heart Diseases in Women | Gleneagles Hospitals
Spesialisasi & Paket
Spesialisasi Medis
Kardiologi
3 Penyakit Jantung yang Umum Ditemukan pada Wanita

3 Penyakit Jantung yang Umum Ditemukan pada Wanita

02-Glen-3 Common Heart Diseases in Women

Penyakit Jantung Koroner (PJK): Penyebab Utama Masalah Jantung pada Wanita

Penyakit jantung koroner (PJK) adalah salah satu penyakit jantung yang paling umum diderita wanita. Kondisi ini terjadi ketika pembuluh arteri yang membawa darah ke jantung menyempit atau tersumbat akibat penumpukan plak. Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri dada (angina), sesak napas, dan serangan jantung. Wanita dapat menunjukkan gejala yang berbeda dari pria, sehingga menyulitkan proses diagnosis. Di Gleneagles Hospitals, kami menyediakan diagnosis dan opsi pengobatan PJK untuk wanita.

Poin utama mengenai PJK pada wanita:

  • Wanita lebih rentan mengalami gejala atipikal, seperti mual, kelelahan, pusing, atau rasa tidak nyaman di leher, rahang, atau punggung.
  • Perubahan hormon saat menopause juga meningkatkan risiko akibat menurunnya kadar estrogen, yang memliki peran untuk melindungi kesehatan jantung.
  • Tekanan darah tinggi, diabetes, dan merokok adalah faktor risiko yang signifikan.

Studi telah menunjukkan bahwa deteksi dini dan perubahan gaya hidup dapat secara signifikan mengurangi risiko PJK. Wanita sebaiknya menjalani pemeriksaan berkala, terutama jika mereka memiliki riwayat penyakit jantung dalam keluarga, atau faktor risiko lainnya.

Gagal Jantung: Masalah yang Semakin Mengkhawatirkan untuk Wanita

Gagal jantung terjadi ketika jantung tidak mampu memompa darah secara efisien untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Kondisi ini lebih sering terjadi pada wanita berusia 65 tahun ke atas, dan dapat muncul akibat tekanan darah tinggi, diabetes, atau PJK yang tidak diatasi. Gejalanya dapat tampak berbeda pada pria dan wanita, yang sering membuat wanita menunda mencari bantuan medis.

Gejala Gagal Jantung pada Wanita:

  • Kelelahan yang tidak kunjung reda dan rasa lemas
  • Sesak napas, terutama saat beraktivitas fisik
  • Pembengkakan pada kaki, pergelangan kaki, atau perut
  • Kenaikan berat badan tiba-tiba akibat retensi cairan

Faktor Lain:

  • Wanita dengan kondisi gagal jantung sering kali mengalami fraksi ejeksi (HFpEF) yang stagnan, yaitu kondisi ketika jantung bergerak memompa dengan normal, namun kaku dan sulit terisi dengan penuh.
  • Kondisi seperti obesitas, fibrilasi atrium, dan hipertensi adalah beberapa kondisi pemicunya.
  • Komplikasi terkait kehamilan, seperti preeklamsia atau diabetes gestasional, dapat meningkatkan risiko gagal jantung jangka panjang. 
  • Penanganan yang tepat melalui obat-obatan, perubahan gaya hidup, dan intervensi dini dapat meningkatkan kualitas hidup dan hasil pengobatan yang lebih baik.

Fibrilasi Atrium: Memahami Risikonya pada Wanita

Fibrilasi atrium adalah ritme jantung yang tidak teratur dan terkadang lebih cepat, yang meningkatkan risiko strok dan komplikasi jantung lainnya. Wanita dengan fibrilasi atrium memiliki risiko strok lebih tinggi dibandingkan pria, sehingga penting untuk memiliki kesadaran atas kondisi dan mendapatkan penanganan yang cepat.

Faktor Risiko Spesifik pada Wanita:

  • Usia lanjut: Risiko fibrilasi atrium meningkat secara signifikan setelah menopause.
  • Hipertensi: Kontributor utama fibrilasi atrium pada wanita.
  • Penyakit tiroid: Baik hipertiroidisme maupun hipotiroidisme terkait dengan fibrilasi atrium.

Gejala yang Harus Diwaspadai:

  • Palpitasi atau sensasi berdebar di dada
  • Sempoyongan atau merasa ingin pingsan
  • Sesak napas saat beraktivitas sehari-hari

Pengobatan untuk kondisi ini meliputi antikoagulan untuk mencegah strok, obat pengontrol ritme jantung, dan pada beberapa kasus tertentu, ablasi kateter jantung. Penting untuk menjalani skrining secara berkala dan mengatasi kondisi yang diderita.

Pencegahan dan Perubahan Gaya Hidup untuk Kesehatan Jantung

Mencegah penyakit jantung pada wanita membutuhkan langkah proaktif, mengingat bahwa wanita memiliki faktor risiko dan gejala yang unik. Perubahan kecil namun konsisten dalam keseharian Anda dapat secara signifikan menurunkan risiko terkena kondisi tersebut.

Rekomendasi:

  • Menerapkan Diet yang Menyehatkan Jantung: Makan lebih banyak buah, sayur, biji-bijian utuh, dan protein rendah lemak. Batasi konsumsi sodium atau garam, lemak jenuh, dan pemanis tambahan.
  • Olahraga Rutin: Berolahraga aerobik dengan intensitas sedang setidaknya 150 menit per minggu, seperti yang disarankan World Health Organization (WHO).
  • Berhenti Merokok: Merokok adalah faktor risiko utama penakit jantung, dan berhenti merokok akan secara signifikan meningkatkan kesehatan jantung.
  • Monitor Tekanan Darah dan Kolesterol: Skrining secara berkala dapat membantu mendeteksi dan mengatasi faktor risiko yang tak terlihat ini sejak awal.
  • Mengelola Stres: Terapkan praktik mindfulness, yoga, atau teknik pengelolaan stres lain untuk menurunkan kadar kortisol Anda, yang akan menurunkan kesehatan jantung Anda.
  • Memahami Faktor Risiko Anda: Ketahui riwayat medis pribadi dan keluarga Anda, serta risiko yang timbul akibat menopause dan komplikasi terkait kehamilan.

Dengan menerapkan strategi tersebut, serta mendapatkan informasi yang tepat, wanita dapat menjaga kesehatan jantung dan mencegah kondisi yang mengancam nyawa mereka.

Buat Janji Temu di Gleneagles Hospital 

Penyakit jantung seperti penyakit jantung koroner, gagal jantung, dan fibrilasi atrium masih menjadi masalah jantung yang berdampak signifikan bagi wanita. Namun, banyak kasus yang dapat ditangani atau dicegah melalui deteksi dini dan langkah perawatan yang proaktif. Gleneagles Hospital menyediakan alat diagnosis yang canggih, rencana perawatan yang dipersonalisasi, dan tim dokter spesialis jantung yang berdedikasi untuk memastikan hasil terbaik bagi kesehatan jantung Anda. Kesehatan Anda adalah prioritas kami. Jangan tunda sampai gejala memburuk. Buat janji temu dengan Gleneagles Hospital hari ini, dan ambil langkah pertama menuju jantung yang lebih sehat. Anda juga dapat membuat janji temu melalui situs web kami, atau mengunduh aplikasi MyHealth60 di  Google Play Store atau Apple App Store. 

Loading...

Wait a minute

Image Popup