Penyakit jantung sering terpikir sebagai "masalah pria," tapi penyakit tersebut juga penyebab utama kematian pada wanita. Contohnya, di U.S., satu dari tiga kematian wanita setiap tahun disebabkan penyakit jantung, selebihnya karena kanker payudara. Meskipun demikian, beberapa wanita meremehkan risiko tersebut.
Risiko penyakit jantung meningkat semakin tua, terlebih lagi setelah menopause. Perubahan hormon (estrogen turun) berarti waktunya risiko wanita terkena penyakit tersebut lebih cepat daripada pria. Tetapi masalah jantung dimulai lebih dini (Adach et al., 2022) Tekanan darah tinggi, kolestrol tinggi, atau faktor risiko lain dapat menjadi penyebabnya dalam satu dekade, jadi bijaksanalah untuk memeriksakan jantungmu setelah umur 20 tahun an dan 30 tahun an.
Banyak faktor risiko utama penyakit jantung yang sama pada wanita dan pria, tetapi beberapa lebih memengaruhi wanita, dan beberapa unik pada wanita Faktor umum yaitu:
Kondisi kesehatan tertentu yang khusus dialami wanita dapat meningkatkan risiko penyakit jantung di kemudian hari. Contohnya, komplikasi selama kehamilan, seperti diabetes gestasional atau preeklamsia (tekanan darah tinggi selama kehamilan), berkaitan dengan kemungkinan terkena penyakit jantung atau diabetes di masa mendatang (Yang & Wu, 2022). Selain itu, menopause dini (sebelum usia 40 tahun) dan kondisi seperti sindrom ovarium polikistik (PCOS) juga dikaitkan dengan peningkatan risiko kardiovaskular.
Pemeriksaan rutin jantung cepat dan sederhana. Dokter Anda akan memeriksa tekanan darah Anda, meninjau riwayat kesehatan dan faktor keturunan keluarga Anda, serta melakukan tes gula darah puasa untuk mengukur kolesterol (termasuk kolesterol baik/buruk dan trigliserida). Hasil ini, dikombinasikan dengan kondisi medis Anda (misalnya, diabetes), kebiasaan gaya hidup (pola makan, olahraga, merokok, stres), dan risiko secara keseluruhan, akan menjadi bahan penilaian. EKG dapat digunakan untuk memantau aktivitas jantung, dan tes lebih lanjut (seperti tes stres) mungkin direkomendasikan jika diperlukan.
Banyak langkah-langkah yang bisa Anda ambil untuk melindungi jantung Anda.
Wanita dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan jantung rutin, terutama sejak usia 40 tahun atau lebih awal jika mereka memiliki faktor risiko seperti tekanan darah tinggi, diabetes, atau riwayat penyakit jantung dalam keluarga (Medline Plus, 2022). Jika Anda mengalami gejala seperti nyeri dada, sesak napas, atau kelelahan yang tidak biasa, segera cari pertolongan medis. Deteksi dini dan pemeriksaan rutin dapat memberikan perbedaan besar bagi kesehatan jantung Anda.
Wanita sebaiknya mempertimbangkan pemeriksaan jantung sejak usia 40 tahun ke atas, atau lebih awal jika memiliki faktor risiko seperti tekanan darah tinggi, diabetes, riwayat penyakit jantung dalam keluarga, atau riwayat komplikasi kehamilan.
Pemeriksaan jantung biasanya dimulai dengan meninjau riwayat kesehatan dan faktor risiko Anda, termasuk kebiasaan gaya hidup, faktor keturunan, dan kondisi medis yang ada, seperti diabetes atau tekanan darah tinggi. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk memeriksa tekanan darah, detak jantung, dan berat badan Anda. Tes darah biasanya dilakukan untuk menilai kolesterol, kadar gula darah, dan penanda relevan lainnya. Elektrokardiogram (EKG) dapat digunakan untuk mengevaluasi aktivitas listrik jantung Anda dan mendeteksi ketidakteraturan. Tergantung pada tingkat risiko atau gejala Anda, tes lebih lanjut seperti ekokardiogram atau tes stres mungkin direkomendasikan. Pemeriksaan biasanya diakhiri dengan diskusi tentang perubahan gaya hidup untuk membantu melindungi kesehatan jantung Anda.
Ya, penyakit jantung sebagian besar dapat dicegah pada wanita, terutama jika faktor risikonya diidentifikasi dan ditangani sejak dini. Pilihan gaya hidup sehat seperti tidak merokok, mengonsumsi makanan seimbang, berolahraga secara teratur, dan mengelola stres dapat menurunkan risiko Anda secara signifikan. Pemeriksaan rutin juga penting, karena kondisi seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan diabetes seringkali berkembang tanpa gejala yang jelas.
Mulailah dengan memberi tahu dokter Anda tentang riwayat keluarga Anda, terutama jika ada kerabat dekat (seperti orang tua atau saudara kandung) yang menderita penyakit jantung di usia muda. Dokter Anda mungkin akan menyarankan pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, dan gula darah lebih awal atau lebih sering, serta tes seperti EKG atau tes stres jika diperlukan.
Menjaga kesehatan jantung Anda adalah salah satu hal terpenting yang dapat Anda lakukan – dan tidak ada kata terlalu dini untuk memulainya. Jika Anda merasa sangat lelah, mengalami ketidaknyamanan di dada, sesak napas, atau belum memeriksakan jantung Anda selama beberapa waktu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.
Untuk mempelajari lebih lanjut tentang pemeriksaan jantung, hubungi Rumah Sakit Gleneagles terdekat. Tim kami siap membantu Anda dengan saran dan pemeriksaan yang dipersonalisasi untuk membantu Anda menjaga kesehatan jantung Anda. Anda juga dapat membuat janji temu di situs web kami atau mengunduh aplikasi MyHealth360 dari Google Play Store atau Apple App Store.
Adach, W., Ryczkowska, K., Janikowski, K., Banach, M., & Bielecka-Dąbrowa, A. (2022). Pengaruh menopause dan kesehatan kardiovaskuler wanita? Archives of Medical Science, 19(2). https://doi.org/10.5114/aoms/157308
Medline Plus. (2022, April 30). Skrining kesehatan untuk wanita usia 40 sampai 64: MedlinePlus Medical Encyclopedia. Medlineplus.gov.https://medlineplus.gov/ency/article/007467.htm
Yang, Y., & Wu, N. (2022). Diabetes Melitus Gestasional dan Preeklamsia: Korelasi dan Faktor yang Mempengaruhi. Pengobatan Cardiovaskiler, 9(1).https://doi.org/10.3389/fcvm.2022.831297
Wait a minute