Trombosis Vena Dalam (Deep Vein Thrombosis/DVT) | Gleneagles Hospitals Malaysia
Spesialisasi & Paket
Spesialisasi Medis
Bedah Vaskular
Trombosis Vena Dalam (Deep Vein Thrombosis/DVT)

Trombosis Vena Dalam (Deep Vein Thrombosis/DVT)

08 Gleneagles -DVT

Trombosis vena dalam (DVT) terjadi ketika bekuan darah, biasanya di kaki, terbentuk di salah satu vena dalam. Kondisi ini bisa menjadi masalah medis yang parah jika bekuan darah mencapai paru-paru, menyebabkan emboli paru (PE). DVT dapat terjadi karena imobilitas berkepanjangan, operasi, cedera, atau kondisi kesehatan tertentu yang meningkatkan risiko pembentukan bekuan darah.

Penyebab dan Faktor Risiko DVT

DVT sering disebabkan oleh apa pun yang menghalangi aliran darah normal, sehingga darah lebih mudah membeku. Faktor risiko umum meliputi:

Imobilitas berkepanjangan

Duduk dalam jangka panjang, seperti saat penerbangan panjang atau perjalanan mobil, dapat meningkatkan risiko DVT.

Operasi atau cedera

Pembentukan bekuan darah dapat disebabkan oleh prosedur bedah, terutama yang berkaitan dengan tubuh bagian bawah, atau cedera vena.

Obesitas

Memiliki berat badan berlebih atau obesitas memberikan tekanan ekstra pada pembuluh darah vena, yang dapat menyebabkan pembentukan bekuan darah.

Usia

Lansia memiliki risiko yang lebih tinggi terkena DVT.

Obat-obatan

Beberapa obat, termasuk perawatan hormonal seperti kontrasepsi, dapat meningkatkan risiko pembekuan darah.


Gejala DVT

Gejala DVT mungkin tidak selalu jelas, tetapi dapat meliputi:

  1. Pembengkakan pada satu kaki, biasanya terjadi di betis atau paha.
  2. Nyeri kaki, terutama saat berdiri atau berjalan.
  3. Kulit memerah atau menghitam pada kaki yang terdampak.
  4. Kulit di area yang terdampak mungkin terasa lebih hangat daripada kulit di sekitarnya.

Mendiagnosis DVT

DVT didiagnosis melalui tinjauan riwayat medis pasien, pemeriksaan fisik, dan pengujian diagnostik secara bersamaan.

Ultrasonografi

Mendeteksi bekuan darah di vena adalah cara yang paling umum untuk mendiagnosis DVT.

Tes darah D-dimer

Adanya pembekuan darah yang tidak biasa dapat dideteksi melalui kadar D-dimer yang tinggi dalam darah.

Pemindaian CT atau MRI

Tes pencitraan ini dapat dilakukan untuk menilai lokasi bekuan darah dalam kasus-kasus tertentu.

Venografi

Tes yang kurang umum yang melibatkan penyuntikan media kontras ke dalam vena, dan menggunakan sinar-X untuk mendeteksi gumpalan.


Pilihan Perawatan untuk DVT

Tujuan perawatan DVT adalah untuk mencegah bekuan darah mengembang, terlepas, atau mencapai paru-paru. Dokter Anda mungkin merekomendasikan satu atau beberapa perawatan berikut kepada Anda tergantung pada tingkat keparahannya:

  • Antikoagulan (pengencer darah): Obat-obatan ini, seperti heparin atau warfarin, membantu menghentikan pembentukan bekuan darah baru dan pertumbuhan bekuan darah yang sudah ada.
  • Intervensi bedah: Prosedur bedah mungkin diperlukan untuk pengangkatan bekuan darah dalam kasus-kasus tertentu, terutama jika ukurannya besar dan menyebabkan masalah kesehatan yang signifikan.

Mencegah DVT

Ada beberapa strategi untuk mencegah DVT guna membantu mengurangi risiko pembentukan bekuan darah.

Tetap aktif

Olahraga teratur meningkatkan sirkulasi darah dan menurunkan risiko DVT.

Mencegah periode imobilitas berkepanjangan

Anda sebaiknya berdiri dan bergerak sebentar jika Anda harus duduk dalam waktu lama, misalnya saat bepergian dengan pesawat.

Mengenakan stoking kompresi

Stoking dapat membantu individu yang berisiko mencegah pembengkakan dan meningkatkan aliran darah.

Obat-obatan untuk individu berisiko tinggi

Dokter Anda mungkin meresepkan obat-obatan jika Anda memiliki risiko tinggi terkena DVT, untuk membantu mencegah pembekuan darah.


Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ) tentang DVT

1. Mengapa DVT terutama terjadi di kaki?

Faktor-faktor seperti aliran darah yang lebih lambat, efek gravitasi pada sirkulasi, dan berkurangnya gerakan menyebabkan vena dalam di kaki lebih rentan terhadap pembekuan, yang dapat menyebabkan penumpukan darah.

2. Bisakah DVT terjadi tanpa gejala? 

Ya, DVT dapat terjadi tanpa gejala yang jelas, itulah mengapa jika Anda memiliki faktor risiko, penting untuk berkonsultasi dengan ahli bedah vaskular untuk mendapatkan skrining yang tepat.

3. Apa perbedaan antara DVT dan tromboflebitis superfisial?

DVT terjadi di vena dalam dan dapat menyebabkan komplikasi serius, sedangkan tromboflebitis superfisial memengaruhi vena yang lebih dekat ke kulit dan secara keseluruhan kurang berbahaya.

Jadwalkan Janji Temu di Gleneagles Hospital

Trombosis vena dalam (DVT) dapat menyebabkan komplikasi kesehatan yang parah jika tidak diobati, seperti emboli paru. Jika Anda atau orang terkasih mengalami gejala seperti pembengkakan, nyeri, atau kemerahan pada kaki, penting untuk segera mencari pertolongan medis.

Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang DVT atau berada pasa risiko yang lebih tinggi, hubungi kami untuk menjadwalkan janji temu dengan ahli bedah vaskular kami di Gleneagles Hospital. Tim kami dapat memberikan saran profesional, diagnosis, dan opsi perawatan untuk menangani DVT. Anda juga bisa membuat janji temu dengan mengunduh aplikasi MyHealth360 di Google Play Store atau Apple App Store.

Loading...

Wait a minute

Image Popup