Topics
Obstructive sleep apnoea (OSA) adalah gangguan tidur yang umum terjadi ketika saluran napas tersumbat sebagian atau sepenuhnya secara berulang saat tidur (Slowik & Collen, 2024). Setiap jeda pada napas bisa berlangsung selama beberapa detik hingga menit, dan bisa terjadi berkali-kali sepanjang malam. Jeda pada napas ini menyebabkan kita terbangun sejenak sehingga tidur terganggu, sering kali tidak kita sadari.
Gejala Obstructive Sleep Apnea
Gejala yang bisa terlihat atau terdengar termasuk mendengkur keras, tersedak, tercekik, atau suara mendengkur saat tidur. Penderita OSA sering terbangun dengan mulut kering atau sakit kepala di pagi hari, dan merasa sangat lelah di siang hari. Kantuk pada siang hari adalah tanda klasik OSA. Banyak pasien juga melaporkan kesulitan berkonsentrasi atau perubahan suasana hati karena tidur yang terus-menerus terganggu. Singkatnya, jika Anda merasa sangat lelah di siang hari meski sudah tidur malam cukup, sebaiknya Anda memberitahukannya kepada dokter Anda.
Faktor Risiko Obstructive Sleep Apnea
Beberapa kondisi membuat seseorang lebih rentan mengalami OSA. Kondisi-kondisi ini meliputi:
- Berat badan berlebih atau obesitas: Lemak berlebih di sekitar leher dapat menekan saluran pernapasan, sehingga menyempit.
- Anatomi: Saluran napas yang secara alami sempit, amandel besar, atau rahang kecil yang menjorok ke belakang dapat menghalangi pernapasan.
- Jenis kelamin dan usia: OSA lebih sering terjadi pada pria. Risiko pada wanita meningkat setelah menopause.
- Riwayat keluarga: OSA sering menurun dalam keluarga, menunjukkan adanya sifat yang diwariskan.
- Gaya hidup: Merokok atau konsumsi alkohol berlebihan membuat otot saluran napas lebih rileks dan memperburuk OSA.
Masalah kesehatan lain: Kondisi seperti hipotiroidisme, sindrom ovarium polikistik (PCOS), sindrom metabolik, dan gagal jantung kongestif juga diketahui turut meningkatkan risiko.
Dampak OSA pada Kesehatan Anda
OSA mengganggu tidur dan hal ini dapat menimbulkan konsekuensi kesehatan yang serius jika tidak diobati. Salah satu efek yang paling berbahaya adalah pada jantung dan pembuluh darah. Seiring waktu, tekanan yang berulang pada sistem kardiovaskular dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, penyakit jantung, serangan jantung, atau stroke. OSA yang tidak diobati juga berkaitan dengan meningkatnya risiko kematian akibat penyakit jantung atau stroke.
OSA juga dapat memengaruhi fungsi otak dan suasana hati. Tidur yang terganggu berarti berkurangnya tidur nyenyak (yang memulihkan), yang dapat mengganggu daya ingat dan kemampuan berpikir. Penderita OSA yang tidak diobati membuat Anda mudah marah, gelisah, atau cemas, yang berdampak pada daya ingat, konsentrasi, dan kesejahteraan secara keseluruhan.
Kantuk berlebihan di siang hari menjadi gejala khas penderita OSA. Hal ini membuat kegiatan sehari-hari, seperti mengemudi atau mengoperasikan mesin, menjadi kegiatan yang berbahaya. Penelitian menunjukkan bahwa orang dengan OSA yang tidak diobati memiliki kemungkinan lebih besar untuk tertidur saat mengemudi dan mengalami kecelakaan lalu lintas atau kecelakaan di tempat kerja. Kantuk yang terus-menerus juga dapat mengganggu kehidupan keluarga, belajar, performa pekerjaan, dan menurunkan kualitas hidup secara keseluruhan.
OSA juga terkait dengan masalah kesehatan lain. Gangguan tidur dapat memperburuk pengendalian gula darah dan terkait dengan diabetes tipe 2. Gangguan tidur dapat mengubah kadar hormon, termasuk meningkatkan hormon stres yang dapat meningkatkan risiko diabetes dan gangguan metabolik lainnya. Pada wanita, OSA dapat menyebabkan komplikasi selama kehamilan. Singkatnya, OSA yang tidak diobati akan memperberat beban kesehatan seseorang secara keseluruhan.
Cara Mengatasi Obstructive Sleep Apnea
Perubahan gaya hidup seperti menurunkan berat badan, berhenti merokok, dan menghindari alkohol dapat membantu memperbaiki gejala. Ketika digunakan pada malam hari, CPAP dapat secara nyata dapat meningkatkan kualitas tidur, mengurangi rasa kantuk pada siang hari, menurunkan tekanan darah, dan mengurangi risiko kardiovaskular. Opsi perawatan lainnya meliputi peralatan oral yang dibuat khusus sesuai kebutuhan yang mereposisi rahang dan lidah, dan pembedahan pada kasus-kasus tertentu. Misalnya, pengangkatan amandel yang membesar atau koreksi penyempitan jalan napas struktural.
Dengan perawatan yang tepat, banyak orang melaporkan perbaikan yang signifikan dalam tingkat energi, suasana hati, dan kesehatan secara keseluruhan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
1. Apa itu obstructive sleep apnoea (OSA)?
Obstructive sleep apnoea (OSA) adalah gangguan tidur yang umum terjadi ketika saluran napas tersumbat sebagian atau seluruhnya secara berulang saat tidur. Kondisi ini sering membuat orang jadi mendengkur keras, sesak napas, dan kualitas tidur yang buruk, meskipun Anda tidak sepenuhnya terbangun.
2. Apakah mendengkur selalu merupakan tanda dari sleep apnea?
Tidak selalu. Mendengkur keras dan terus-menerus memang gejala umum OSA, tetapi tidak semua orang yang mendengkur mengalami OSA. Namun, jika mendengkur disertai sesak napas, tersedak, atau henti napas sejenak, sebaiknya segera periksakan ke dokter.
3. Apa risiko kesehatan dari OSA yang tidak diobati?
Jika tidak diobati, OSA dapat meningkatkan risiko dari masalah kesehatan serius seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, stroke, diabetes tipe 2, masalah daya ingat, dan depresi. Hal ini juga meningkatkan risiko kecelakaan di jalan akibat kantuk pada siang hari.
4. Apakah anak-anak juga bisa mengalami OSA?
Ya. Anak-anak juga dapat mengalami obstructive sleep apnoea, sering kali disebabkan oleh amandel atau adenoid yang membesar. Gejala-gejala yang mungkin muncul meliputi mendengkur, tidur yang gelisah, mengompol, atau masalah perilaku seperti kesulitan berkonsentrasi atau hiperaktif.
5. Apakah OSA bersifat seumur hidup?
Memang bisa, tetapi dengan pengobatan yang tepat, penderita OSA dapat menjalani hidup yang sehat dan aktif. Pemantauan rutin dan kepatuhan terhadap pengobatan (seperti terapi CPAP) merupakan kunci untuk mengelola kondisi ini secara efektif.
Buat Janji Temu di Gleneagles Hospital
Mengenali tanda dan gejala obstructive sleep apnoea sejak dini dapat melindungi kesehatan Anda dalam jangka panjang. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mendengkur dengan keras atau mengalami kelelahan yang terus-menerus pada siang hari, jangan abaikan gejala-gejala ini. OSA dapat berakibat serius bila tidak diobati. Dengan diagnosis yang dilakukan tepat waktu, dukungan yang sesuai, dan pengobatan yang efektif, tidur yang nyenyak dan kesehatan yang lebih baik dapat dicapai.
Jika ingin membuat janji temu untuk melakukan asesmen tidur atau konsultasi, silakan hubungi pusat skrining kesehatan di Gleneagles Hospital terdekat. Anda juga dapat membuat janji temu melalui situs web kami atau unduh aplikasi MyHealth360 dari Google Play Store atau Apple App Store.